Memulai Bisnis Sendiri

1m — Butuh 1 menit untuk membaca artikel ini

Ulang tahun ke-27 aku sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Beberapa bulan sebelumnya, aku telah mengajukan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang sudah aku jalani 3,5 tahun. Jadi hari terakhirku di kantor berbarengan dengan hari ulang tahunku.

Aku berencana kembali ke Jakarta dan membuka Digital Agency bersama 2 orang teman kuliahku. Bagi kebanyakan orang, keluar dari pekerjaan utama dengan bayaran yang cukup tinggi dan kembali memulai dari bawah adalah hal yang menakutkan. Sebelum hari itu tiba, aku juga berpikir seperti itu. Hari ini telah tiba. Anehnya aku tidak merasa takut. Mungkin karena aku sudah merencanakan ini seumur hidupku.

Pindah dari Malang ke Jakarta berarti aku harus melakukan hubungan jarak jauh dengan Mira. Untungnya, dia mengerti dan merelakan aku untuk mengejar apa yang aku inginkan. Mungkin suatu hari nanti dia akan meminta aku untuk menebus keegoisanku kali ini.

Hari ini tepat 1 minggu aku menjalani bisnisku sendiri. Harus kuakui kalau ini menyenangkan. Aku bisa melakukan apapun yang aku mau dan aku juga lebih termotivasi untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik. Mungkin terlalu cepat untuk merasa senang. Mungkin beberapa minggu lagi aku harus memutar otak untuk mendapatkan uang agar bisa makan. Tapi aku tidak terlalu peduli dengan itu. Dengan ini, aku bisa fokus untuk menjadi seorang designer yang lebih baik. Seperti kata designer favoritku, “Do what you love, love what you do.

3 Elemen Desain Penyenang Hati

2m — Butuh 2 menit untuk membaca artikel ini

Pada artikel sebelumnya saya menulis bahwa pengunjung yang senang adalah pengunjung yang terbaik. Pada artikel ini, saya ingin berbagi 3 elemen desain yang krusial untuk membuat pengunjung website-mu tersenyum lebar seperti Joker.

1. Visceral
Manusia senang pada sesuatu yang indah. Kita menyukai wajah yang cantik, warna yang cerah, bau yang harum, dan bentuk yang menarik. Desain website yang bagus membuat pengunjung lebih betah berlama-lama. Desain yang bagus juga menaikkan kredibilitas website. Gunakan layout, typography, dan warna yang disukai manusia untuk memenuhi elemen ini.

2. Behavioral
User experience yang sering kita akhir-akhir ini termasuk dalam elemen behavioral. Perhatikan user experience yang kamu tanamkan dalam website. Pengunjung menyukai sesuatu yang mudah mereka pahami dan gunakan. Contoh sederhana, pastikan bahwa pengunjung dapat membedakan text yang merupakan link dan text yang bukan link dengan mudah. Apabila kamu ingin mempelajari user experience, kamu harus membaca buku “Don’t Make Me Think” karangan Steve Krug. Saya tidak terlalu perduli apakah kamu mau membeli atau mencuri buku tersebut. Harus baca!

3. Reflective
Apa yang pengunjung dapatkan melalui website kamu? Dalam dunia offline, seseorang rela membeli jam seharga 10 juta untuk menaikkan harga diri mereka. Padahal ada jam seharga 300 ribu yang dapat menunjukkan waktu lebih tepat daripada jam 10 juta tersebut. Dulu saya sering mendengar teman saya membanggakan temen friendster yang banyak. Tahun lalu, saya sering mendengar orang membanggakan badge foursquare-nya. Putar otak dan beri nilai lebih pada website kamu seperti contoh yang saya sebutkan. Ini bisa membantu meningkatkan loyalitas pengunjung sekaligus membuat mereka senang.

Untuk membuat pengunjung senang tentu ada faktor lain di luar 3 elemen desain di atas. Teknik copywriting dan marketing akan sangat membantu. Memberikan barang gratisan tetap terbukti sebagai teknik yang ampuh, apalagi mengratiskan semua barang daganganmu.

Cara Meningkatkan Penjualan Online

1m — Butuh 1 menit untuk membaca artikel ini

Untuk membuat seseorang sulit menolak permintaan kita, salah satu caranya adalah dengan membuat mereka menyukai kita.

Saat saya sekolah dulu, saya jarang mendapat masalah. Karena hampir semua pembuat masalah menyukai saya. Saya suka mentraktir mereka dan membantu mereka saat ujian (baca: memberikan contekan). Dan ini membuat saya menjadi teman baik mereka, sehingga saya pun jarang dihinggapi masalah.

Dalam bisnis online, seringkali kita harus membuat pengunjung kita senang terlebih dahulu sebelum mereka mau membeli barang yang kita tawarkan. Salah satu cara untuk membuat pengunjung menyukai kita adalah dengan memberikan barang gratisan kepada mereka. Riset membuktikan bahwa orang yang mendapat barang gratisan lebih mau mengeluarkan uang mereka untuk pemberi gratisan tersebut. Cara lainnya adalah dengan memberikan mereka bantuan dalam menghadapi permasalahan mereka, misalnya melalui artikel.

Saat kita melakukan penjualan online, mendapatkan profit merupakan tujuan yang belum cukup spesifik. Tujuan yang lebih baik adalah membangun relasi dengan pengunjung. Buat mereka merasa senang dan profit akan datang dengan sendirinya.

Satu lagi keuntungan memiliki pengunjung yang menyukai kita. Mereka cenderung ingin merekomendasikan website kamu pada temannya. Produk yang direkomendasikan mempunyai kemungkinan dibeli yang jauh lebih tinggi. Selain itu, rekomendasi juga bisa menaikkan kredibilitas produk tersebut.

Keep your visitors happy and you will probably get rich. Probably…