3 Elemen Desain Penyenang Hati

Pada artikel sebelumnya saya menulis bahwa pengunjung yang senang adalah pengunjung yang terbaik. Pada artikel ini, saya ingin berbagi 3 elemen desain yang krusial untuk membuat pengunjung website-mu tersenyum lebar seperti Joker.

1. Visceral
Manusia senang pada sesuatu yang indah. Kita menyukai wajah yang cantik, warna yang cerah, bau yang harum, dan bentuk yang menarik. Desain website yang bagus membuat pengunjung lebih betah berlama-lama. Desain yang bagus juga menaikkan kredibilitas website. Gunakan layout, typography, dan warna yang disukai manusia untuk memenuhi elemen ini.

2. Behavioral
User experience yang sering kita akhir-akhir ini termasuk dalam elemen behavioral. Perhatikan user experience yang kamu tanamkan dalam website. Pengunjung menyukai sesuatu yang mudah mereka pahami dan gunakan. Contoh sederhana, pastikan bahwa pengunjung dapat membedakan text yang merupakan link dan text yang bukan link dengan mudah. Apabila kamu ingin mempelajari user experience, kamu harus membaca buku “Don’t Make Me Think” karangan Steve Krug. Saya tidak terlalu perduli apakah kamu mau membeli atau mencuri buku tersebut. Harus baca!

3. Reflective
Apa yang pengunjung dapatkan melalui website kamu? Dalam dunia offline, seseorang rela membeli jam seharga 10 juta untuk menaikkan harga diri mereka. Padahal ada jam seharga 300 ribu yang dapat menunjukkan waktu lebih tepat daripada jam 10 juta tersebut. Dulu saya sering mendengar teman saya membanggakan temen friendster yang banyak. Tahun lalu, saya sering mendengar orang membanggakan badge foursquare-nya. Putar otak dan beri nilai lebih pada website kamu seperti contoh yang saya sebutkan. Ini bisa membantu meningkatkan loyalitas pengunjung sekaligus membuat mereka senang.

Untuk membuat pengunjung senang tentu ada faktor lain di luar 3 elemen desain di atas. Teknik copywriting dan marketing akan sangat membantu. Memberikan barang gratisan tetap terbukti sebagai teknik yang ampuh, apalagi mengratiskan semua barang daganganmu.

Cara Meningkatkan Penjualan Online

Untuk membuat seseorang sulit menolak permintaan kita, salah satu caranya adalah dengan membuat mereka menyukai kita.

Saat saya sekolah dulu, saya jarang mendapat masalah. Karena hampir semua pembuat masalah menyukai saya. Saya suka mentraktir mereka dan membantu mereka saat ujian (baca: memberikan contekan). Dan ini membuat saya menjadi teman baik mereka, sehingga saya pun jarang dihinggapi masalah.

Dalam bisnis online, seringkali kita harus membuat pengunjung kita senang terlebih dahulu sebelum mereka mau membeli barang yang kita tawarkan. Salah satu cara untuk membuat pengunjung menyukai kita adalah dengan memberikan barang gratisan kepada mereka. Riset membuktikan bahwa orang yang mendapat barang gratisan lebih mau mengeluarkan uang mereka untuk pemberi gratisan tersebut. Cara lainnya adalah dengan memberikan mereka bantuan dalam menghadapi permasalahan mereka, misalnya melalui artikel.

Saat kita melakukan penjualan online, mendapatkan profit merupakan tujuan yang belum cukup spesifik. Tujuan yang lebih baik adalah membangun relasi dengan pengunjung. Buat mereka merasa senang dan profit akan datang dengan sendirinya.

Satu lagi keuntungan memiliki pengunjung yang menyukai kita. Mereka cenderung ingin merekomendasikan website kamu pada temannya. Produk yang direkomendasikan mempunyai kemungkinan dibeli yang jauh lebih tinggi. Selain itu, rekomendasi juga bisa menaikkan kredibilitas produk tersebut.

Keep your visitors happy and you will probably get rich. Probably…

Desain Bukan Seni

Desain dan seni adalah dua hal yang berbeda meskipun banyak orang yang menganggapnya sama. Melalui seni, seorang seniman dapat mengekspresikan diri dengan bebas. Sedangkan seorang desainer diharapkan untuk dapat menciptakan sesuatu yang fungsional.

Beberapa waktu lalu, saya sempat memperhatikan seorang graphic designer yang sedang mengerjakan desain web. Desain tersebut terlalu kompleks dan hampir kehilangan fungsinya. Orang awam mempunyai 77% kemungkinan tersesat saat menggunakan web tersebut. Saya bertanya, “Kenapa kamu tidak mencoba sesuatu yg lebih simple?” Dengan enteng dia menjawab, “Ini namanya seni!” Saya memang bukan seniman, tapi saya tidak bodoh. Jadi saya tau kalau itu bukan seni yang bagus. Saya juga tau kalau itu bukan desain yang bagus! Semoga suatu saat nanti dia bisa mencapai pencerahan.

Tugas utama seorang desainer adalah memecahkan masalah, bukan menciptakan sesuatu yang indah apalagi sesuatu yang hancur. Menciptakan sesuatu yang indah menjadi salah satu tugas untuk desainer karena tampilan yang indah memecahkan masalah. Tampilan yang indah adalah solusi agar desain tersebut lebih fungsional. Tampilan yang indah membuat manusia lebih mudah memahami suatu desain.

Saat kamu ingin mengekspresikan diri, just go nuts! Mungkin kamu bisa menciptakan karya seni yang bernilai tinggi. Tapi seluruh umat manusia berharap kamu tidak menyebutnya sebagai desain.

Saat kamu ingin mendesain sesuatu, lakukan langkah berikut: pelajari permasalahannya, tetapkan tujuan yang ingin dicapai, barulah ciptakan solusinya melalui desain.

Bagaimana menurutmu?