Tentang Web Design

Aku pernah mendengar seorang praktisi internet mengatakan kalau website yang menjual barang murah lebih baik jelek atau seadanya. Sama seperti tempat makan. Kalau warteg murah penampilannya seperti restoran mewah, apakah ada orang akan beranggapan kalau warteg itu murah? Apakah mereka berani masuk?

Aku tidak setuju dengan pernyataan itu. Berbeda dengan bisnis online, website yang didesain dengan baik akan berkomunikasi dengan baik dengan penggunanya. Sebagai perbandingannya, apabila 2 website menjual barang dengan harga Rp 10.000, 1 website dengan desain yang bagus, 1 website dengan desain seadanya. Mana yang kamu pilih?

Restoran seringkali tidak bisa memperlihatkan seluruh menu dan harganya pada pelanggan sebelum pelanggan itu masuk. Maka pelanggan akan menilai dari penampilan restoran apakah harga mereka murah atau mahal. Sedangkan website dapat diakses oleh semua orang dan mereka akan mendapatkan informasi yang sama. Karena itu, website dengan desain yang baik selalu merupakan pilihan yang lebih baik.

Tugas seorang web designer adalah membuat website yang berkomunikasi dengan baik. Komunikasi yang mengatasi masalah yang dihadapi oleh client. Masalah tingginya bounce rate atau rendahnya conversion rate atau lamanya waktu loading atau masalah lainnya. Dengarkan client kamu, cari tau masalahnya, atasi dengan desain. Berbeda dengan artist yang lebih mengutamakan visual, web designer adalah pekerjaan dimana seseorang harus memperhatikan content, visual, performance, dan usability untuk menghasilkan karya yang lebih baik.

Yang menjadi pertanyaan adalah mana yang lebih baik, memiliki website tapi jelek atau tidak memiliki website? Aku harus menjawab lebih baik tidak memiliki website. Dengan tidak memiliki website, kamu mungkin tidak akan dikenal oleh banyak orang. Tapi dengan memiliki website jelek, kamu akan memancarkan aura yang tidak baik untuk orang-orang yang melihatnya. Orang lain akan mengganggap brand kamu jelek atau tidak meyakinkan.

Jadi apabila adalah seorang web designer, tunjukkan hanya hasil terbaikmu pada orang lain. Jangan tunjukkan sesuatu yang hanya akan mencemarkan namamu. Apabila kamu sedang mencari web designer, jangan terpancing dengan harga murah. Perhatikan portfolio mereka. Jangan biarkan mereka merusak brand yang telah kamu bangun dengan susah payah.

Update WordPress Tanpa FTP

WordPress merupakan CMS yang memiliki fitur update yang sangat mudah. Namun ada kemungkinan kemudahan itu terhalangi saat kamu menjumpai halaman seperti di bawah ini ketika tombol update WordPress kamu tekan.

Update WordPress Tanpa FTP

Ada beberapa cara untuk menghindari metode update jalur legal ini. Cara paling mudah adalah dengan mengedit wp-config.php. Paste koding berikut pada baris paling bawah wp-config.php yang terdapat di root instalasi WordPress.

/** Update without FTP credentials */
define('FS_METHOD','direct');

Setelah save, tidak ada lagi FTP yang akan menghalangi update WordPress dan plugin pada website kamu.

Memulai Bisnis Sendiri

Ulang tahun ke-27 aku sedikit berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Beberapa bulan sebelumnya, aku telah mengajukan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang sudah aku jalani 3,5 tahun. Jadi hari terakhirku di kantor berbarengan dengan hari ulang tahunku.

Aku berencana kembali ke Jakarta dan membuka Digital Agency bersama 2 orang teman kuliahku. Bagi kebanyakan orang, keluar dari pekerjaan utama dengan bayaran yang cukup tinggi dan kembali memulai dari bawah adalah hal yang menakutkan. Sebelum hari itu tiba, aku juga berpikir seperti itu. Hari ini telah tiba. Anehnya aku tidak merasa takut. Mungkin karena aku sudah merencanakan ini seumur hidupku.

Pindah dari Malang ke Jakarta berarti aku harus melakukan hubungan jarak jauh dengan Mira. Untungnya, dia mengerti dan merelakan aku untuk mengejar apa yang aku inginkan. Mungkin suatu hari nanti dia akan meminta aku untuk menebus keegoisanku kali ini.

Hari ini tepat 1 minggu aku menjalani bisnisku sendiri. Harus kuakui kalau ini menyenangkan. Aku bisa melakukan apapun yang aku mau dan aku juga lebih termotivasi untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik. Mungkin terlalu cepat untuk merasa senang. Mungkin beberapa minggu lagi aku harus memutar otak untuk mendapatkan uang agar bisa makan. Tapi aku tidak terlalu peduli dengan itu. Dengan ini, aku bisa fokus untuk menjadi seorang designer yang lebih baik. Seperti kata designer favoritku, “Do what you love, love what you do.